Tangan buatan ini bisa merasakan sentuhan

 Image source : newscientist
Semakin banyak permasalahan yang dialami manusia terutama dalam bidang kesehatan jasmani mulai dari permasalahan yang terkecil sampai permasalahan yang sulit untuk diatasi. Hal ini menyebabkan para ilmuan dalam bidang sains bekerja keras untuk melakukan uji coba ilmiah yang bertujuan untuk mengatasi semua permasalahan tersebut. Ketika suatu permasalahan sudah dapat diatasi namun belum bisa maksimal secara keseluruhan, maka para ilmuan terus mengembangkan dan menyempurnakannya agar dapat digunakan dengan mudah dan aman. Hal ini tidak lain adalah tangan buatan yang didesain agar dapat mempunyai indra perasa seperti tangan manusia pada umumnya sehingga mereka dapat merasakan sentuhan dari benda yang mereka pegang.


Hal ini diterapkan pada sebuah kompetisi yang digelar di Louis Veterans Affairs Medical Center, Cleveland, Ohio. Yang mana tangan buatan ini dilengkapi dengan teknologi canggih agar dapat menyerupai tangan asli. Pada proses pembuatanya juga membutuhkan beberapa tahap dengan melalui tes laboratorium. Sebelum dikoneksikan dengan menggunakan nirkabel , tangan buatan ini terlebih dahulu ditanami dengan manset yang mengandung elektroda pada bagian-bagian yang diinginkan untuk dijadikan objek seperti telapak tangan dan disetiap ujung jari. Kenapa bisa demikian ? karena pada setiap manset yang mengandung elektroda dapat merangsang di berbagai bagian saraf dari organ tubuh yang diinginkan. Agar tangan buatan ini bisa terkoneksi maka sisa bagian tangan yang diamputasi juga ditanami manset tersebut.

Sisa bagian tangan ini membutuhkan 3 manset yang mengandung elektroda yang nantinya akan ditanam di tiga saraf utama. Hal ini bertujuan agar tangan buatan bisa mengirimkan informasi sensorik  ke otak. Sebuah aliran listrik juga dibutuhkan supaya indra perasa dari tangan buatan tersebut dapat dijalankan dan berfungsi dengan baik.

Herannya, tangan buatan ini juga bisa diatur  menjadi beberapa frekuensi yang diinginkan, apakah ingin menggunakan perasa yang lebih sensitif atau tidak. Hal ini bisa diatur sesuai dengan kemauan. Tetapi, tangan buatan ini masih terlihat kurang ringkas karena ada banyaknya kabel penghubung yang dapat mengganggu pergerakan tangan buatan tersebut. Sehingga tidak dapat leluasa untuk beraktifitas seperti tangan manusia pada umumnya. Namun ini sudah menjadi bukti yang nyata akan bertambahnya kemajuan sebuah teknologi dalam bidang sains dan terus disempurnakan dengan berbagai macam penemuan yang ada.
source : newscientist
Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar