5 Fakta Unik ‘Menguap’ Yang Jarang Diketahui

image : redorbit.com
Anda mengantuk atau kelelahan ?, Jika tidak, Mengapa anda menguap ?, Meskipun menguap adalah suatu hal yang biasa terjadi, Akan tetapi fakta dibalik menguapnya seseorang  tentu memiliki ciri khas unik yang perlu diketahui agar mengenal lebih dalam tentang hal-hal yang juga penting dibalik menguap. Pada umumnya orang menganggap bahwa menguap hanya sebagai sinyal untuk menandakan rasa kantuk dan capek. Namun, Pada kenyataannya masih minim orang yang tahu bahwa menguap juga memiliki manfaat yang tersembunyi bagi diri seseorang.

Sebenarnya, Para peneliti telah mengajukan beberapa teori tentang menguapnya seseorang. Akan tetapi, masih sedikit bukti yang bisa dijelaskan. Menguap bisa disebabkan oleh tubuh yang lelah atau kekurangan oksigen, hal demikian merupakan salah satunya. Dan rasa bosan bisa menjadi penyebab seseorang menguap ( ini merupakan penelitian yang dilakukan pada tahun 1986 ). Padahal, dalam menguapnya seseorang, Masih ada beberapa fakta unik yang mungkin jarang diketahui banyak orang. Dan Inilah 5 fakta unik tentang menguap yang perlu anda ketahui. Berikut ulasannya :

1. Rata-rata orang menguap selama 6 detik

Tahukah anda, bahwa lama rata-rata orang menguap itu 6 detik. Coba anda hitung sendiri ketika anda menguap, berapa lama anda menguap. Para peneliti menunjukkan bahwa rata-tata orang menguap selam 6 detik, dan selama 6 detik tersebut detak jantung seseorang meningkat. Selain itu, pada tahun 2012 peneliti juga menunjukan bahwa psikologis dan tubuh manusia mengalami perubahan selama menguap. Tubuh dan mental seseorang tersebut berubah dengan kurun waktu selama 6 detik. Hal demikian mungkin belum terlintas dalam pikiran anda dan jika anda kurang yakin, maka anda bisa coba dengan menghitung sendiri berapa durasi anda menguap.

2. Menguap bisa jadi tanda sebuah penyakit

Penyakit bisa ditandai dengan menguap. Hal demikian jika anda terus-terusan menguap, Maka hal tersebut bisa menandakan bahwa ada permasalahan yang terjadi pada kesehatan tubuh anda. Permasalahan tersebut tidak lain ada kaitanya dengan kesehatan saraf, otak, atau masalah tidur dan lainnya.

3. Janin juga bisa menguap

Dari sebuah penelitian pada tahun 2012, Menunjukan sebuah gambar janin yang tengah terbuka mulutnya. Dan peneliti berasumsi bahwa hal tersebut ada kaitanya dengan perkembangan otak pada janin tersebut. Sehingga hal itu menjadi bukti bahwa janin juga bisa menguap. Selain itu, Dari peneliti medis juga mengatakan bahwa janin yang berada dalam rahim, mulai menguap berusia kurang lebih 11 minggu.

4. Menguap bisa menular

Jika ada seseorang yang sedang menguap, Maka secara tidak langsung orang yang ada di dekat orang menguap tersebut dapat tertular dan ikut menguap juga. Menurut penelitian menunjukan, bahwa ketika sekelompok orang ditunjukan video orang yang sedang menguap, sekitar 50 % dari sekelompok orang tersebut ikut menguap. Dan pada tahun 2004, sebuah penelitian juga menunjukkan, Bahwa hewan juga ikut menguap ketika melihat hewan lain sedang menguap, Bahkan manusia juga mengalami hal yang sama.

5. Menguap lebih menular antar sahabat

Penelitian menunjukan bahwa menguap akan lebih menular antar sahabat. Hal demikian karena ada faktor hubungan yang erat memungkinkan orang akan lebih bisa tertular. Semakin dekat hubungan anda dengan seseorang, maka semakin besar pula kemungkinan anda akan tertular ketika seseorang tersebut menguap. Oleh karena itu, Jika Anda menguap hendaknya bisa menutupi mulut Anda atau sedikit menjauh, Agar uapan anda tidak menular kepada sahabat yang lain.
Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar