7 Wisata Populer Dunia Yang Nasibnya ‘’Memprihatinkan’’

image : tripangkor.com
Keberadaan lokasi wisata yang ada di seluruh ujung dunia, Memanglah sudah menjadi keindahan yang mampu menarik sebagian besar pengunjung yang ada. Sehingga dari hal demikian bisa menjadikan pendapatan sektor pariwisata terus meningkat. Bahkan tidak hanya itu saja, Bahwa keberadaan lokasi wisata juga bisa menjadikan tingkat popularitas bagi negara sebagai pemilik lokasi wisata tersebut. Namun bagaimana bila lokasi wisata tersebut sudah tidak menampilkan keindahan yang ada di dalamnya..?. Dari hal demikian pastinya akan menimbulkan kerugian yang cukup besar pada tempat wisata tersebut, Apabila tidak segera ada penanganan yang tepat untuk menjaganya dari nasibnya yang sudah diujung tanduk.

Dalam hal ini ada beberapa lokasi wisata populer di dunia yang tak lain mulai kehilangan nuansa keindahan alamnya. karena di beberapa lokasi wisata tersebut sudah mengalami ancaman kerusakan yang cukup besar, Sehingga perlunya penangan khusus terhadap keberadaan wisata populer ini sangatlah penting, Agar tidak mengalami kepunahan pada nuansa alaminya.

Sesuai apa yang diungkapkan oleh Stefaan Poortman, Yakni seorang Executif director dari Global Heritage Fund, Beliau menjelaskan bahwa di sebagian besar wilayah asia  memiliki ancaman kerusakan yang tinggi, Dan ada beberapa lokasi wisata di seluruh dunia juga sedang berada dalam ancaman kerusakan tertentu saat ini. 

Dan yang menjadikan tempat-temapat wisata tersebut mulai mengalami ancaman, Karena terlalu banyaknya pengunjung dan ada juga pengunjung yang kurang bertanggung jawab sering merusak tempat-tempat tersebut. Sehingga menimbulkan beberapa berdebatan untuk membatasi jumlah pengunjung yang ada.

Dari keterangan diatas, Hendaknya ada perlindungan akan situs warisan budaya ini, Agar tidak lagi mengalami ancaman kerusakan dan kepunahan. Dan inilah 7 lokasi wisata populer di dunia, Yang mana nasibnya sangat memprihatinkan.

1. Angkor wat
image : tripangkor.com
Merupakan situs wisata yang cukup kompleks berupa candi yang ada di Kamboja. Dimana lokasi tersebut sekarang ini sedang dikenal sebagai tempat pengambilan gambar melalui kamera ponsel bagi wisatawan. Yang mana mereka selalu berdesakan untuk mendapatkan posisi terbaik dalam mengambil gambar. Para pengunjung saling berebutan agar bisa berpose sambil menangkap tampilan cahaya matahari yang cukup spektakuler. Selain itu, Setiap tahun jumlah pengunjung pun mengalami peningkatan hampir 20 % . Yang mana oleh dewan pariwisata Kamboja mengungkapkan, Bahwa jumlah pengunjung sampai 2 juta orang pada tahun 2013. 

2. Great Barrier Reef
image : sbs.com.au
Merupakan ekosistem terumbu karang yang terbesar di dunia, Yang sudah menjadi tujuan populer bagi para wisatawan . Di dalam ekosistem ini juga diimbangi dengan banyaknya spesies laut, Yang mana dari sebagian besar ilmuan mengatakan, Bahwa semua itu bisa mengalami kepunahan. Dan kepunahan tersebut diprediksi paling cepat pada tahun 2050, Bila tidak segera ditanggulangi dengan tepat. Selain itu, Ekosistem ini juga terancam rusak karena ulah dari para wisatawan yang tak bertanggung jawab. Bila hal demikian dibiarkan, Maka sector pariwisata ini bisa merugikan negara setempat.

3.Makam Tutankhamun
image : a.bbkz.net
Pada bulan april lalu, Makam Firaun yang ada di Mesir ini sempat ditutup bagi kalangan umum. Hal demikian karena uap air dari napas pengunjung  yang menjadikan lokasi wisata bersejarah ini jadi memburuk.  Dan untuk menanggulangi masalah tersebut, Maka dibuatkan sebuah replika yang berada tepat di dekat makam asli. Yang mana makam replika tersebut dibuat oleh perusahaan Spanyol, dan bekerjasama dengan pihak berwenang yang ada di Mesir. 

4. Maasai Mara
image : freeadvertising.xyz
Merupakan hamparan yang cukup luas di Kenya. Yang mana tempat wisata populer tersebut menjadi sumber pendapatan paling penting bagi negara. Namun, Terlalu banyaknya pengunjung yang berdatangan untuk melihat satwa liar, Sehingga dibuatkan tenda dan pondok untuk para wisatawan. Namun,  Adanya bangunan pondok dan tenda yang ada di dalamnya, Malah menyebabkan dampak buruk bagi lingkunagan yang ada di sekitar lokasi wisata tersebut.

5. Gua Altamira
image : elpais.com
Yang mana gua Altamira ini terletak di pantai utara Spanyol,  Yang selama bertahun-tahun banyak pengunjung berbondong-bondong untuk melihat lukisan indah Bison di dalam gua. Akan tetapi para wisatawan malah menyebabkan kerusakan pada lukisan palaeolithic yang sudah berusia lebih dari 20 ribu tahun. Sehingga para pihak yang berwenang di  Spanyol memutuskan menutup tempat lokasi wisata tersebut untuk umum pada tahun 2002 lalu. Dan kemudian tempat wisata ini di buka kembali, Namun dengan catatan hanya lima pengunjung yang diperbolehkan masuk dalam watu seminggu. Yang mana akan dipilih secara acak bergantian, Dan harus mengenakan pakaian pelindung agar tidak merusak nuansa yang ada di Gua tersebut.

6. Tembok China
image : wallerz.net
Tembok ini juga tidak bisa bertahan utuh dari kerusakan yang ditimbulkan oleh para wisatawan. Berdasarkan Beijing Times, Pada bagian dinding dari tembok bersejarah tersebut disemprot dengan cat dan juga dipenuhi dengan adanya grafiti. Dan sementara 30 % dari tembok bersejarah tersebut juga hancur yang dikarenakan oleh erosi dan kerusakan lain yang ada.

7. Taj Mahal
image : allwonders.com
Pada setiap tahunnya, Tempat bersejarah ini dikunjungi oleh 4 juta wisatawan. Namun dari jumlah pengunjung yang terlalu banyak tersebut, Malah bisa menyebabkan kerusakan dari bangunan yang sangat menakjubkan tersebut. Selain itu, Berdasarkan para ahli juga menunjukkan, Bahwa penurunan level ketinggian air yang ada di dekat sungai Yamuna, Juga mempengaruhi kerusakan bangunan bersejarah tersebut. Yang mana dari situ akan mempengaruhi pondasi kayu yang ada di bawah bangunan tersebut.
Artikel Terkait