Ancaman Serius Bagi Manusia, Jika Burung dan Lebah Punah

image: livescience.com
Ketergantungan manusia terhadap makhluk lain yang ada di sekitar, memang tak bisa dipungkiri. Namun tidak sedikit pula, berbagai macam makhluk hidup yang ada di tenga-tengah kehidupan manusia ini semakin terancam akan kepunahan mereka. Berbagai bangunan layaknya gedung-gedung, rumah, industri didirikan secara serentak dan semakin bertambah jumlahnya. Sehingga menjadikan berbagai lahan kosong lambat laun semakin sempit.

Bahkan pemburu liar yang tak bertanggung jawab pun semakin merajalela. Yang mana hal demikian membuat banyak hewan-hewan dan mamalia lainnya menjadi semakin terpuruk, termasuk populasi burung dan lebah yang ada di dunia pada saat ini. Bagaimana bila hal tersebut terus terjadi....?, Dan apa dampak buruk jangka panjang bagi kehidupan manusia bila hewan-hewan yang ada di dunia ini termasuk burung dan lebah lenyap...?

Perlu anda ketahui, bahwa kehidupan manusia memang sangat tergantung pada jenis hewan penyerbuk yang membantu akan kelestarian alam. Hal ini karena jenis hewan penyerbuk layaknya lebah, serangga, burung, dan sejenisnya akan senantiasa menyerbuki dan menyuburkan berbagai macam tanaman pangan manusia. Sehingga dari situ akan bisa memberikan manfaat bagi kehidupan manusia itu sendiri. Dan bila semua jenis makhluk hidup tersebut lenyap dari planet ini, tentunya akan bisa menjadi ancaman serius bagi kehidupan manusia.

Berdasarkan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa, bila semua hewan penyerbuk bagi tanaman pangan manusia ini lenyap, maka manusia akan mengalami ancaman yakni kekurangan gizi ( gizi buruk ), meningkatnya berbagai jenis penyakit, yang semuanya itu akan bisa mengakibatkan terjadinya banyak jumlah kematian di berbagai penjuru yang ada di planet ini.

Bahkan para tim peneliti pun menunjukkan bawa ada sekitar kurang lebih 224 jenis tumbuhan makanan yang ada di 156 negara di dunia, memiliki ketergantungan akan kandungan vitamin dan nutrisi terhadap hewan penyerbuk ini. Sehingga para peneliti bisa memperkirakan bahwa kehidupan manusia akan terancam kekurangan gizi, bila hewan penyerbuk ini lenyap dari muka bumi.

Berdasarkan perhitungan sacara global, bahwa terjadinya perubahan pola makan manusia yang didorong oleh punahnya hewan penyerbuk yang ada, bisa meningkatkan jumlah kematian yang disebabkan kekurangan gizi, sehingga hal demikian  bisa menimbulkan penyakit yang serius. Dan perlu anda tahu bahwa sekitar 1,4 juta, atau peningkatan jumlah kematian hingga 2,7 % terkena dampaknya dari permasalahan tersebut. Yang mana menurut Samuel Myers, yakni seorang peneliti kesehatan lingkungan yang berasal dari Harvard University, mengungkapkan bahwa “ Ini merupakan peristiwa yang mengejutkan, bahwa betapa pentingnya hewan penyerbuk bagi kesehatan manusia secara global”. 

Oleh karena itu perlunya kita menjaga akan kelestarian terhadap hewan penyerbuk yang menguntungkan ini, agar tidak menjadikan manusia mengalami kekurangan gizi, yang bisa menjadikan kesehatan manusia itu sendiri mengalami ancaman serius.

Mulai tahun 2006 lalu, pihak pengelola lebah madu di Amerika juga menyatakan, bahwa sekitar 30 % lebah madu mengalami kepunahan. Dan ada sekitar 15 % pertahun lebah madu ini mengalami kepunahan, yang mana lebah madu ini sangat penting dan berperan sebagai hewan penyerbuk terhadap tanaman pangan manusia. Bahkan Selama 30 tahun, ada beberapa hewan penyerbuk liar di Asia, Amerika Utara, dan Eropa telah terdokumentasi dan mulai terancam punah.

Karena itulah setidaknya kita semua ikut berperan dan berpartisipasi untuk memiliki kiat menjaga kelestarian alam yang ada. Yang mana semua makhluk hidup yang ada di dunia ini, termasuk lebah dan burung berperan penting untuk tanaman pangan bagi manusia. Sehingga hal itu semua bisa memberikan kesejahteraan bagi seluruh manusia yang ada di muka bumi ini.
Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar