Awas, 6 Kebiasaan ''Sepele'' Ini Bisa Perpendek Usia Anda

image: globe-views.com
Lama dan tidaknya usia seseorang akan bertahan hidup memang tak ada yang tahu. Namun sangatlah penting bagi kita untuk menjaga kesehatan serta kebugaran tubuh dalam kehidupan sehari-hari.
 
Sehingga dengan kondisi tubuh yang sehat dan bugar, maka kita akan terbebas dari ragam penyakit yang menyerang. Selain itu kita bisa menjalani hidup ini dengan penuh semangat, serta melakukan aktivitas dengan maksimal.
 
Akan tetapi dalam menjalani hidup ini, Terkadang ada beberapa kebiasaan yang tidak kita sadari menjadi penyebab pendeknya usia. Yang mana hal demikian memiliki dampak buruk bagi kesehatan fisik dan jiwa anda. Oleh karena itu, untuk menjaga kondisi jiwa dan raga agar tetap dalam kondisi sehat, maka hendaknya anda bisa menghindari beberapa kebiasaan yang dapat merusak kesehatan secara menyeluruh. Sehingga dengan begitu anda akan bisa memiliki pertahanan dalam menjaga jiwa dan raga dengan maksimal. Dan inilah beberapa kebiasaan sepele yang bisa memperpendek usia anda.

1. Begadang Semalaman
Tahukah anda, bahwa terlalu sedikit tidur dan lebih membiasakan diri untuk sering begadang semalaman ini, Secara biologis akan bisa menjadikan tubuh memiliki peningkatan akan terkena berbagai macam penyakit. Diantaranya stroke, diabetes, serangan jantung, obesitas, dan lainnya. Selain itu, berdasarkan hasil penelitian yang ada di Duke-NUS Graduate Medical School For Cognitive Neuroscience, menunjukkan bahwa kurangnya waktu untuk tidur akan bisa mempercepat akan penuaan otak. Dengan demikian, tentunya anda harus bisa mengurangi kebiasaan tidak baik ini, dan bisa menjalankan waktu tidur yang teratur. 

2. Sikap muram
Selalu bersikap muram yang terlalu lama, hal ini bisa juga membahayakan bagi kesehatan tubuh anda. Semisal seseorang sering cemas, gampang cemburu, pemurung, dan tertekan di usia yang masih muda, akan bisa meningkatkan risiko mereka terkena penyakit Alzheimer di kemudian harinya. Menurut hasil studi yang telah dilakukan selama 40 tahun dan diterbitkan oleh American Academy of Neurology, menunjukkan bahwa pada garis besarnya, mengurangi risiko akan penyakit Alzheimer adalah semudah anda mengubah sikap. Dan bila anda sulit untuk mengaplikasikan sikap bahagia, maka pertimbangkanlah untuk membicarakannya kepada terapis. Oleh karena itu, sikap muram ini harus anda kurangi karena sangatlah berpengaruh pada kondisi kesehatan anda.

3. Duduk terlalu lama sepanjang hari
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh Universitas Harvard, menunjukkan bahwa bila duduk lebih dari tiga jam sehari, hal demikian bisa mengurangi harapan hidup selama dua tahun. Oleh karena itu, hendaknya anda bisa melakukan setiap aktifitas secara teratur mulai berjalan, berjalan cepat, duduk sebentar , yang semuanya itu haruslah seimbang.

4. Pelit atau kikir
Hal demikian memang sesuai dengan perkataan pepatah, memberi itu lebih baik dari pada menerima. Yang mana berdasarkan hasil penelitian yang telah diterbitkan dalam American Journal of Public Health, menunjukkan bahwa membantu orang lain bisa mengurangi tingkat stres yang dialami seseorang. Yang mana hal tersebut bisa mengurangi akan risiko kematian pada seseorang. Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa, kedermawanan merupakan hadiah yang bisa terus memberikan kebaikan dalam kehidupan kita.

5. Terobsesi pada usia
Bila anda terus menerus khawatir dalam menjalani hidup akan menjadi tua, maka hal demikian malah bisa mengakibatkan dampak serius pada proses penuaan yang dialami seseorang. Oleh karena itu, janganlah terpaku pada sisi negatif ketika lambat laun menjadi lebih tua. Dengan demikian anda bisa berpikir lebih positif ketika memiliki umur yang lambat laun akan semakin bertambah. Hal tersebut memang sesuai dengan hasil penelitian yang ada di Purdue University, menunjukkan bahwa seseorang yang terpaku pada sisi negatif ketika menjadi tua, akan memiliki kemunduran fungsi mental. Yang mana sebenarnya bisa membuat seseorang merasa lebih tua. Oleh karena itu, jalanilah hidup ini dengan penuh rasa syukur dan bisa mengambil semua hikmah yang ada dalam hidup ini.

6. Berjalan terlalu lamban
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Lawrence Berkeley National Laboratory terhadap 39 ribu pejalan kaki, menunjukkan bahwa angka kematian tertinggi dalam satu dekade,  berasal dari orang-orang yang berjalan terlalu lambat. Dengan demikian, maka untuk mengurangi risiko akan masalah tersebut, tentunya seseorang  bisa mengatur pola berjalan yang seimbang. Yakni menerapkan berjalan secara pelan, diselingi dengan berjalan cepat secara teratur.
Artikel Terkait