Jangan Pencet Jerawat Di Telinga, Ini Dampaknya

image: md-health.com
Jerawat adalah salah satu hal yang sering membuat seseorang merasa tidak nyaman. Jerawat bisa terjadi di mana saja mulai dari wajah, punggung, hidung, hingga di dalam telinga. Jika jerawat ini muncul pada bagian wajah, akan membuat seseorang menjadi tidak percaya diri. Sementara, jika jerawat ini muncul pada bagian telinga, tentu membuat seseorang merasa kesakitan dan tidak nyaman dengan kehadiran jerawat tersebut. 

Beberapa orang akan merasa kesulitan untuk mengatasi jerawat yang ada di dalam telinga. Karena rasa tidak nyaman, biasanya seseorang akan terus mengutak-atik dengan menggunakan tangan supaya jerawat ini bisa hilang dengan cepat. Namun, ternyata memencet jerawat di telinga dengan tangan itu berbahaya. 

Untuk mengetahui info lebih jelasnya simak ulasan di dalam artikel berikut ini :

Ketika jerawat muncul di telinga, beberapa orang akan merasa cemas. Sebenarnya, hal ini tidak berbeda dengan munculnya jerawat di bagian wajah, pasalnya memencet jerawat di dalam telinga itu tidak dianjurkan. Dermatolog dari Swedish Medical Center, Colorado Joel Cohen, MD menyebutkan, Meskipun tangan dalam kondisi bersih tetapi tidak steril, maka memencet jerawat di dalam telinga akan memicu terjadinya penyebaran bakteri.

Akibat penyebaran bakteri tersebut akan membuat infeksi di dalam telinga menjadi lebih buruk. Oleh sebab itulah hal ini sangat dilarang. Jadi, bagi anda yang mengalami jerawat di bagian telinga, Jangan sekali-kali memencet jerawat tersebut, supaya kondisinya tidak menjadi lebih buruk. Dalam hal ini, Seorang Dermatolog tersebut (Colorado Joel Cohen), Menyarankan supaya seseorang menggunakan kapas dalam meringankan infeksi di dalam telinga tersebut. Caranya, Olesilah jerawat pada telinga dengan benzoil peroksida menggunakan kapas. Hal ini harus dilakukan secara rutin hingga jerawat mengecil dengan sendirinya.

Ahli kesehatan tersebut juga mengatakan, Bahwa benzoil peroksida ini memiliki sifat anti inflamasi dan bermanfaat sebagai antimikroba. Oleh sebab itulah, jerawat di dalam telinga bisa mengecil dengan sendirinya. Dengan demikian, Pembengkakan di dalam telinga akibat jerawat ini akan mengecil seiring dengan rutinnya mengoleskan benzoil peroksida. Bahan ini akan membunuh kuman-kuman yang menjadi penyebab timbulnya nanah di dalam jerawat. 

Jadi meskipun anda merasa sangat risih dengan jerawat telinga, sebaiknya jangan pernah memencet. Oleskan bahan ini saja supaya jerawat mengempes sedikit demi sedikit. Sementara untuk mencegah munculnya jerawat ini, anda perlu menjaga kebersihan telinga. Penyebab utama dari munculnya jerawat adalah terjadinya penyumbatan pori-pori akibat debu atau kotoran yang mengumpul. Jadi, jerawat di dalam telinga itu muncul karena faktor eksternal maupun internal. Ketika kelenjar minyak terdapat minyak secara berlebih, maka juga bisa menyebabkan jerawat. Faktor eksternalnya, jika telinga sering kotor maka akan lebih mudah mengalami jerawat.

Seorang instruktur dermatologi menjelaskan, bahwa kebersihan telinga bisa dijaga dengan membasuhnya menggunakan air saat anda mencuci muka. Setelah dikeringkan, seseorang disarankan untuk menggunakan krim yang mengandung asam salisilat, Agar jerawat di dalam telinga tidak muncul lagi. 

Sementara dalam mendapatkan krim yang memiliki kandungan asam salisilat, Seseorang bisa mencarinya pada dokter kulit. Dimana asam salisilat ini akan membantu membuka pori-pori kulit yang tersumbat. Selain itu, kandungan ini juga mampu mengurangi kadar minyak pada kulit. 

Setelah menggunakan asam salisilat, Seseorang juga harus rutin membersihkan krim tersebut. Gunakan kapas dan tetesi sedikit alkohol supaya krim yang menempel bisa bersih dengan sendirinya. Efektifnya, asam salisilat bisa digunakan satu minggu sekali. Namun, ketika daun telinga terlihat mengkilap akibat kandungan minyak yang tinggi, anda bisa mengoleskan krim asam salisilat tersebut. Jadi intinya, Bagi anda yang mengalami jerawat di bagian telinga, wajah, maupun bagian tubuh lainnya, jangan pernah memencet karena itu akan memperparah kondisinya.
Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar