Cara Tepat Mengolah Bihun Agar Tak Mudah Hancur

Gambar: livestrong.com
Mie bihun sangatlah dikenal oleh kalangan masyarakat nusantara. Dan tidaklah jarang kita menemukannya di dalam aneka jenis masakan, maupun kerap kali dicampurkan bersama bakso yang dijual di pasaran. Sehingga mengonsumsi bihun memang cukup menyenangkan dan mampu memenuhi asupan yang dibutuhkan oleh tubuh. Karena di setiap 100 gram bihun juga terdapat serangkaian kandungan gizi, di antaranya protein 4,7 gram, lemak 0,1 gram, karbohidrat 82,1 gram, kalsium 6 miligram, zat besi 1 miligram, dan fosfor 35 miligram.

Namun ketika Mie bihun ini dibeli dalam keadaan mentah, bagi sebagian orang masih saja kurang memperhatikan cara yang tepat dalam mengolahnya. Sehingga kerap kali bihun menjadi hancur atau rusak, dan tak menarik lagi ketika disajikan di meja makan.

Jika anda berniat untuk mengolah jenis makanan yang berbahan dasar tepung beras ini, haruslah dibarengi dengan cara pengolahan yang tepat pula. Agar nantinya bihun tidak mudah rusak saat disajikan. 

Langkah pertama yang perlu diperhatikan :
Ketika kita hendak membeli bihun mentah di pasaran, tentunya hal pertama yang perlu anda perhatikan yakni memilih kualitas bihun itu sendiri. Hal ini cukup mudah untuk dikenali dari tekstur dan bentuk penampilan bihun yang bersih, tidak kusam, dan cukup menarik. Karena dengan adanya inilah akan menjadikan bihun tidak mudah rusak saat dimasak.

Nah, setelah anda usai memilih bihun yang memiliki kualitas bagus, maka langkah selanjutnya cara mengolah bihun dengan benar. Berikut caranya : 

1. Merendam Dahulu Bihun Mentah Dengan Air Hangat
Siapkan wadah untuk meletakkan bihun mentah, lalu merendamnya dengan menggunakan air hangat. Lantas mengapa harus demikian…?, Perlu anda tahu, bahwa jika bihun ini direndam dengan air panas, maka akibatnya Mie bihun menjadi rusak atau hancur. Oleh sebab itulah di dalam teknik merendamnya, suhu air janganlah terlalu tinggi agar bisa menjaga tekstur Mie bihun tersebut.

2.  Tepat Dalam Mengatur Pengapian Saat Memasaknya
Dalam memasak bihun juga tidak membutuhkan pengapian yang terlalu ekstra. Cukup gunakan api kecil saat memasak bihun agar teksturnya tetap terjaga serta tidak layu. Dan jika anda berniat untuk menggunakan pengapian tingkat sedang, maka hal demikian juga masih diperbolehkan. Asalkan kondisinya jangan sampai terlalu panas.

Dengan menggunakan pengapian kecil di saat memasak bihun, tentu akan membutuhkan waktu sedikit lama. Namun menggunakan teknik ini akan lebih baik dari pada menggunakan pengapian panas, hingga sampai kondisi Mie bihun mudah hancur. 

3. Perhatikan Juga Teknik Mengaduknya
Memang di saat Mie bihun dimasak, anda juga tidak terlepas dari mengaduk Mie bihun tersebut bukan…?. Sayangnya, Mie bihun juga rentan sekali hancur bila sampai terlalu sering diaduk-aduk. Dengan begitu, janganlah terlalu sering mengaduknya ketika proses pengolahan. Aduklah sesekali saja dan jika menggunakan bumbu, maka pastikan bumbu yang telah ditaburkan sudah tercampur secara merata. 

Nah, bila anda merasa kesulitan untuk meresapkan bumbu-bumbu tersebut ke dalam bihun, boleh anda tuangkan sedikit minyak atau air untuk mempermudah terserapnya bumbu pada bihun. Dengan begitu Mie bihun pun bisa dengan mudah dimasak, tanpa membuat teksturnya rusak, sehingga tetap menarik saat dihidangkan. Selamat mencoba….!
Artikel Terkait