Cara Agar Keju Tak Mudah Kering Dan Berjamur Saat Disimpan

image: medicaldaily.com
Menyimpan keju di kulkas maupun tempat penyimpanan makanan di dapur, telah menjadi kebiasaan yang menjamur di kalangan masyarakat. Apalagi tidak hanya orang dewasa yang membutuhkan makanan enak dan lezat ini. Namun bagi anak-anak pun juga tak luput untuk mencicipi keju sebagai makanan favorit mereka. Dan biasanya keju ini dibeli Sebagai campuran kue, hingga beragam jenis jajanan enak lainnya.

Dikarenakan keju sendiri memang mampu memenuhi asupan yang dibutuhkan oleh tubuh. Jadi tidak ada salahnya bila mengonsumsinya dalam kehidupan sehari-hari. Seperti halnya keju untuk menunjang kesehatan ibu hamil dan menyusui, karena di dalamnya terkandung magnesium, kalsium, fosfor, protein dan vitamin B12, yang semuanya itu cocok untuk menyuplai asupan gizi bagi ibu dan anak. Dalam sebuah penelitian pun telah dijelaskan, bahwa mengonsumsi keju secara teratur mampu menunjang tubuh untuk memiliki densitas tulang yang lebih padat. Selain itu keju juga dapat membantu kesehatan gigi anda.

Lantas, bagaimana cara tepat menyimpan keju setelah terbuka bungkusnya, agar makanan enak ini tak sampai mengering bahkan sampai menjamur…?. Untuk menyimpan keju agar tetap awet dan dapat digunakan kembali juga tidak terlalu sulit. Asal anda bisa mengikuti langkah-langkahnya dengan benar sebagi berikut.

1. Membeli Keju Yang Berkualitas
Tingkat kualitas keju juga cukup menentukan akan berapa lama keju dapat disimpan di kulkas maupun tempat lainnya. Namun salah satu hal yang terpenting saat membelinya yakni perhatikan segel serta wadah pembungkusnya. Pastikan bahwa pembungkus keju sudah tersegel dengan benar, hingga tidak ada cacat apa pun pada wadah pembungkusnya. Selain itu, jangan sampai membeli keju yang sudah berubah warna, dan periksa juga tanggal atau kode produksi keju, sehingga anda tidak sampai salah membeli keju yang kadaluarsa.

2. Jangan Berlebihan dalam Menyimpan Keju
Perlu anda tahu, agar keju dapat disimpan dengan baik, memperhatikan jumlah pembeliannya memang cukup penting. Dan ingat, janganlah terlalu banyak membeli keju dalam jumlah tidak terukur. Belilah keju yang sekiranya cukup digunakan untuk jangka waktu selama satu Minggu. Dengan begitu, anda pun bisa lebih mudah untuk menyimpan keju tanpa memiliki risiko berjamur dan rusak.

Hal demikian karena keju sendiri juga kurang baik bila disimpan dalam waktu terlalu lama. Semisal membeli keju dalam jumlah yang kurang terukur, Sehingga membutuhkan waktu terlalu lama untuk menghabiskan semua keju tersebut. Yang pada akhirnya keju tersebut akan kehilangan kelembaban, dikarenakan terlalu banyak menyerap oksigen. Akibatnya rasa keju akan menjadi kurang nikmat untuk dikonsumsi.

3. Melumuri Keju dengan Minyak Zaitun
Setelah menentukan banyaknya keju yang diperlukan, maka langkah selanjutnya yaitu melumuri keju tersebut dengan minyak zaitun. Semisal jenis keju yang anda pilih merupakan keju Amerika seperti Washed Rind, Blue cheese, Grey dan lainnya. Pelumuran keju ini berguna untuk meningkatkan tingkat keawetan keju saat disimpan, serta bisa jauh lebih tahan lama. Selain itu, anda dapat menggunakan canola sebagai pengganti minyak zaitun. Di mana jenis minyak yang satu ini juga berperan penting dalam membuat keju bertahan lama dan tak mudah berjamur.

4. Perhatikan Saat Membungkusnya
Di saat anda hendak menyimpan keju seusai digunakan sebagian, maka lapisi keju dengan tisu, kertas roti, atau kertas lilin yang sudah tersedia di dapur. Barulah setelah itu anda bisa membungkusnya dengan plastik.
Cara membungkusnya pun juga jangan terlalu longgar, karena bisa jadi kondisi keju akan mudah sekali mengering dan mengeras. Kemudian jangan lupa untuk menggantikan kertas lilin pada keju seusai digunakan, agar tingkat keawetan dan rasa keju tetap nikmat. 

5. Menyimpan Keju Dengan Suhu Yang Tepat
Di saat keju hendak disimpan dalam rak kulkas, maka suhu yang paling cocok untuk menyimpan keju  yakni sekitar 2°C sampai -7°C. Dan jangan sampai menyimpannya dengan suhu yang terlalu dingin, Karena malah menyebabkan penurunan tekstur keju itu sendiri. Oleh karena itu, alangkah baiknya jika keju disimpan pada laci sayuran. Di mana bagian rak kulkas tersebut memiliki suhu cukup konsisten serta tidak terlalu dingin. Jika anda tidak mau menyimpannya ke dalam kulkas, maka bisa menyimpan keju dalam suhu ruangan atau di tempat yang sejuk dan tertutup.

Lantas, Bagaimana jika si Keju sudah terlanjur berjamur saat disimpan…?

Tidak semua keju yang telah berjamur harus dibuang begitu saja. Namun ada beberapa jenis keju yang masih bisa dikonsumsi, yakni dengan cara mengetahui adanya perubahan rasa dan aroma dari keju itu sendiri.

Bilamana dari segi rasa dan aromanya tidak mengalami perubahan, maka anda dapat membuang bagian yang berjamur, kemudian gosokkan/lumuri dengan minyak zaitun atau canola. Selanjutnya anda dapat menggunakan atau menyimpannya kembali.
Artikel Terkait