Cara Tepat Menyimpan Tahu Agar Tahan Lama

image: childrensflucenter.us
Siapa sih yang tak mengenal akan bentuk makanan berbahan dasar kacang kedelai ini..??. Saking populernya tahu di kalangan masyarakat sebagai lauk pauk dan rasanya yang khas, memang kerap kali diolah dalam bentuk aneka masakan. Bahkan sebagian penjual tahu di pasaran pun telah menyajikannya dengan berbagai macam cara. Ada kalanya tahu dijual dalam bentuk masih mentah, baik itu tahu kuning maupun putih. Di sisi lain tidak sedikit pula yang memasarkan makanan lezat ini dalam bentuk kemasan tahu goreng renyah. 

Apalagi tahu juga bisa diolah menjadi kerupuk gurih sebagai camilan khas dan oleh-oleh bagi keluarga tercinta. Tentunya bentuk pengolahan tahu menjadi semakin kompleks bukan....?. Namun sekarang yang dipermasalahkan jika kita membeli tahu mentah di pasaran dengan jumlah banyak, maka satu hal yang akan dipikirkan bagaimana agar Si tahu mampu disimpan dalam jangka waktu lama, dan masih bisa dikonsumsi selama beberapa hari kemudian. Karena pada umumnya makanan khas ini mudah sekali basi, serta berjamur apabila tidak segera diolah dan dikonsumsi.

Namun sebenarnya menjadikan tahu sendiri supaya lebih awet juga tidak terlalu sulit, asalkan mengetahui cara yang tepat saat menyimpannya. Maka dari itu, jika anda berkeinginan untuk menyimpan tahu untuk bahan pasokan di dapur, maka perhatikan setiap langkahnya sebagai berikut.

1. Pilih Tahu Yang Berkualitas
Memang kandungan gizi pada tahu mampu menyuplai kesehatan tubuh anda. Di antarnya berupa kalori, lemak, karbohidrat, kalium, kalsium, vitamin B12,  B kompleks, E, fosfor dan mineral. Bahkan makanan enak ini juga cukup mudah dicerna tubuh. Namun bagaimana jika tahu yang dibeli memiliki kualitas kurang mumpuni ..?. Pastinya kandungan gizi di dalamnya juga kurang sempurna. Apalagi bila anda berkenan menyimpan tahu untuk kebutuhan di hari selanjutnya. Maka kondisinya pun juga mudah sekali basi dan ber-asam. Agar bisa tahan lebih lama, hendaknya bisa memilih tahu yang berkualitas bagus.

Ciri-cirinya : Ketahui akan bagian luar tahu secara gamblang. Biasanya jenis tahu yang bagus tidak berlendir, terutama di bagian setiap sisi luarnya. Selanjutnya aroma tahu bisa lebih segar tanpa adanya bau obat-obatan tertentu. Namun bilamana Si tahu memang mengandung bau obat-obatan, maka alangkah baiknya anda tidak membelinya.

Perhatikan juga warna dan sesuaikan dengan tekstur tahu yang dibeli. Biasanya tahu putih mentah dan segar, memang terlihat putih bersih tanpa adanya bercak-bercak kecokelatan. Jika anda berkeinginan membeli tahu kuning, maka warna kuningnya pun juga terlihat cerah. 

2. Bersihkan Tahu Di bawah Air Mengalir
Seperti yang diketahui bahwa saat anda usai membeli tahu mentah di pasar, tentu telah terdapat air yang tampak keruh. Maka bila anda berkeinginan untuk menyimpannya, sebaiknya cucilah tahu tersebut di bawah air mengalir sampai tidak terlihat lagi kotoran yang menempel pada tiap-tiap permukaannya. Dengan begini, tahu akan mampu tersimpan dalam kondisi bersih dan mampu tahan lebih lama.
image: bbcgoodfood.com
3. Tahu  Diletakkan Ke Dalam Wadah Berisi Air
Manakala tahu yang telah dibersihkan tadi sudah siap untuk disimpan, maka letakkan ke dalam wadah yang berisi air, Kemudian gantilah air tahu setiap hari. Hal demikian memang bertujuan mengusahakan air yang terdapat di dalamnya benar-benar bersih. Barulah anda dapat menyimpan tahu di tempat terbuka, dan bisa bertahan lama. Tapi ingat, jangan sampai menutup wadah penyimpanan terlalu rapat.

Mengapa bisa begitu..?, tentu hal tersebut akan malah membuat tahu menjadi cepat basi alias ber-asam. Dimana pembuatan tahu ini memang didasarkan atas proses fermentasi. Jika sampai Si tahu mentah disimpan ke dalam wadah berisi air dan kondisinya tertutup rapat, akibatnya fermentasi tahu yang terus berjalan tak dapat dikeluarkan, dan akhirnya membuat tahu tidak tahan lama disimpan. Lebih baiknya lagi jika anda menyimpan tahu tersebut ke dalam kulkas.

Jika anda menggunakan cara di atas dalam menyimpan tahu mentah, maka tahu bisa bertahan hingga 2 sampai 3 hari.  

Lantas, apakah ada cara menyimpan tahu agar dapat bertahan lebih lama lagi....? 

Anda pun tidak usah khawatir, karena tahu sendiri sebenarnya juga masih bisa disimpan hingga kurun waktu seminggu, bahkan lebih dari itu. Caranya sebagai berikut :

4. Mengukus Tahu Terlebih dahulu
Dengan cara mengukus tahu sebelum disimpan, memang cara tersebut memiliki daya tahan lebih lama dan kondisi tahu pun juga tidak cepat basi. Oleh karena itu, Rebuslah atau kukus saja tahu yang baru anda beli. Kemudian anda pun dapat menyimpannya di tempat tertutup atau menaruhnya di kulkas dapur.

Bisa juga memberikan air bersih ke dalam wadah tahu untuk merendamnya, setelah itu barulah disimpan di tempat yang anda inginkan. Menggunakan metode ini dapat membikin tahu yang disimpan mampu bertahan hingga sampai 10 hari lamanya.
Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar