5 Tanda Terdapat Penggumpalan Darah Dalam Tubuh Anda

image: reference.com
Mengalami penggumpalan darah sebenarnya sangat menguntungkan jika diprioritaskan untuk menangani pendarahan saat tubuh terluka. Berbeda saat melihat pasien yang menderita Hemofilia, tampaknya darah akan terus mengalir deras karena kondisi darah sudah tak mampu lagi untuk dibekukan. Tetapi ketika darah membeku di pembuluh darah, hal itu juga berdampak buruk karena bisa memicu persoalan medis yang cukup serius. Contoh konkrit yang bisa dilihat ketika arteri maupun vena dipenuhi oleh darah yang menggumpal, Maka bisa jadi lapisan dalam Vena mengalami kerusakan fatal.

Tidak hanya itu saja, pembekuan darah bisa mengundang serangkaian gangguan tubuh secara tak diduga. Layaknya mengalami pembekuan darah koroner sebagai penyebab terjadinya serangan jantung, penggumpalan darah di pembuluh mata yang mengakibatkan kemacetan pembuluh darah retina dan sebagainya.

Lantas, bagaimana penanggulangan jika tubuh mengalami penggumpalan darah secara tidak wajar….?. Dengan cara mengenali tanda-tandanya, maka langkah pencegahan bisa segera dilakukan. Sehingga kemunculannya tak lagi mengganggu kinerja tubuh, terutama pada komponen tubuh yang sangat membutuhkan aliran darah, sebagai mediator pengiriman oksigen beserta nutrisi. 

Inilah tanda-tanda bahwa ada penggumpalan darah dalam tubuh :

1. Mengalami Sesak Napas
Memang pembekuan darah menjadi salah satu faktor dari ketidaklancaran aliran darah dalam tubuh. Terlebih jika paru-paru menjadi objek terkait dengan masalah ini. Lalu apa hal buruk yang akan terjadi…?, Secara otomatis memengaruhi proses pernapasan dalam tubuh. Karena perjalanan aliran oksigen ke tubuh menjadi terlambat, serta membuat napas tersengal-sengal alias sesak napas.

Mengalami sesak napas akibat dari pembekuan darah ini sangat tidak mengenakkan. Karena secara serentak tubuh bisa jadi lemas maupun pingsan. Oleh karena itulah, anda bisa menjalani pemeriksaan agar segera mendapat solusi tepat untuk mengatasinya. 

2. Sering Batuk-batuk
Meski batuk pada umumnya menjadi refleksitas tubuh yang lazim, tidak menutup kemungkinan batuk menjadi indikasi telah terjadi penggumpalan darah dalam tubuh. Biasanya batuk karena adanya pembekuan darah, sebelumnya dibarengi dengan sesak napas, dan detak jantung berubah lebih cepat.

Sementara berdasarkan apa yang telah dijelaskan oleh Dokter Luis Navarro, M.D sebagai pendiri pengobatan pembuluh darah di New York City,  menunjukkan bahwa tanda dari pembekuan darah di tubuh biasanya diikuti batuk kering. Namun terkadang juga pasien mengalami batuk berlendir, bahkan berdarah saat darah dalam tubuh mengalami penggumpalan.

3. Merasakan Nyeri Dada
Merasakan nyeri yang menusuk di bagian dada, menjadi satu kemungkinan yang mengindikasikan terdapat penggumpalan darah. Seperti diketahui ketika pembekuan darah koroner dialami oleh seseorang, maka memungkinkan terserang penyakit jantung. Namun terlebih dahulu pasien akan mengalami nyeri dada sebagai gejala awalnya.

Bahkan pembekuan darah koroner mampu membuat tubuh kesakitan saat mengambil napas. Bilamana kondisi ini terjadi pada seseorang, harus segera diperiksakan ke dokter agar dapat dipastikan apa penyebabnya. Sehingga dapat mengambil langkah penanggulangan secara efektif, baik secara medis maupun melalui treatment khusus.

4. Kulit Kemerahan Pada Tangan dan Kaki
Layaknya muncul garis-garis merah di sepanjang pembuluh darah Vena, maka hal demikian bisa menjadi satu tanda bahwa telah terjadi pembekuan darah. Kondisi ini dipicu dengan adanya kulit tangan maupun kaki yang kemerahan, mengalami nyeri, terlihat seperti luka memar, dan terasa hangat saat disentuh.

Jika hal demikian tiba-tiba terjadi tanpa adanya sebab yang pasti seperti terkena gigitan serangga atau perkara lain, Maka bisa dimungkinkan telah terjadi penggumpalan darah. Dengan begitu harus dilakukan langkah perawatan tubuh sejak dini.

5. Mengalami Pembengkakan di kaki
Kecenderungan penggumpalan darah ini muncul biasanya diawali adanya pembengkakan pada kaki. Di mana pembentukan darah yang menggumpal akan langsung memblokir aliran darah di  kaki, sehingga terjadilah pembengkakan tersebut.

Kemungkinan besar hal tersebut terjadi akibat kurangnya pergerakan tubuh seperti : Kondisi tubuh terlalu lama duduk tanpa melakukan peregangan, malas untuk menggerakkan tubuh, sehingga cenderung untuk berdiam diri. Oleh sebab itu, luangkanlah waktu sejenak untuk melakukan olahraga, atau paling tidak  melakukan peregangan ringan yang membuat tubuh tetap sehat dan bugar.
Artikel Terkait