Ini Alasan Mengapa Bayi Tidak Boleh Minum Air Putih

image: allbabyhire.com.au
Demi mulusnya pertumbuhan dan perkembangan bayi, Pemberian ASI memang sudah menjadi asupan penting yang dibutuhkan oleh Si kecil ketika mulai berada pada asuhan sang Ibu. Namun di balik itu semua, ada hal yang perlu diperhatikan dalam menerapkan pola asuh terhadap bayi yang baru lahir. Yakni tidak boleh memberikan air putih kepada bayi hingga umurnya mencapai enam bulan. Dan hal demikian memang sudah dituturkan oleh Badan Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO ), bahwa “ Bayi haruslah diberikan ASI Eksklusif, Lagi pula 80 persen dari ASI merupakan air”.

Lantas, Mengapa pemberian air putih kepada bayi menjadi pantangan bagi para bayi tersebut..?. Dan apakah pemberian air putih bukannya tidak berbeda jauh dengan ASI ?. Dengan adanya berbagai alasan yang cukup menjadi bukti, maka pola asuh terhadap “Si Kecil” harus bisa diperhatikan secara cermat. 

Nah, bilamana pemberian air terhadap bayi yang masih dini atau di bawah umur enam bulan ini masih saja tetap dilakukan, maka pertumbuhan dan perkembangan bayi akan mengalami gangguan. Terlebih lagi bila air putih tersebut sudah terlalu banyak diberikan terhadap bayi tersebut, maka bisa berakibat kesehatan bayi terganggu, hingga sampai menimbulkan kondisi yang cukup fatal.

Berdasarkan apa yang telah dituturkan oleh Dr. Shilpa Aroskar seorang dokter spesialis anak, menunjukkan bahwa tidak dianjurkan untuk memberikan air untuk bayi hingga sampai berumur enam bulan. Sehingga perlu diketahui bahwa pada dasarnya ASI memang merupakan sumber terbaik untuk bayi. Sementara pemberian air putih pada bayi malah akan menjadikan pertumbuhan dan perkembangan bayi tersebut terganggu.

Dimana asupan air putih bila diberikan pada bayi yang masih berusia dini, Akan menyebabkan masalah kesehatan, layaknya kekurangan nutrisi. Sehingga dari situ akan menjadikan kondisi bayi bisa mengalami kejang hingga mengakibatkan koma.

Selain itu, Dr. Kavita Gohil juga menunjukkan bahwa, Bilamana asupan air putih terlalu banyak diberikan, maka bisa jadi akan menyebabkan keracunan air. Hal demikian karena terjadinya dilusi konsentrasi sodium dalam tubuh dapat mengganggu keseimbangan elektrolit.  Sehingga menjadikan kondisi tubuh “Si kecil” bisa keracunan air bilamana sudah banyak terdapat asupan air putih di dalamnya. 

Oleh karena itu, ketika bayi tersebut sudah mencapai usia enam bulan, maka barulah diperbolehkan untuk minum air putih tetapi itu pun harus dibatasi. Dan bila tidak, maka kondisi bayi akan bisa kehilangan nafsu makannya, dan bisa berpengaruh terhadap permasalahan gizi pada Si kecil itu sendiri. Ketika bayi sudah berumur satu tahun, maka anda bebas memberikan air putih sesuai yang diinginkan oleh Si kecil. Nah, dengan begitu anda bisa lebih memperhatikan hal itu semua, Agar bisa memberikan pola asuh yang tepat terhadap bayi anda demi pertumbuhan dan perkembangannya.
Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar