Awas, Ini 10 Tanda Gula Darah Dalam Tubuh Tinggi

image: paleotreats.com
Meningginya tingkat kadar gula dalam darah merupakan pertanda kondisi kesehatan tubuh  kurang membaik. Lebih dikenal dengan sebutan  Hiperglikemia, yakni bilamana seseorang mengalami tingkat kadar gula yang melebihi batas normal. Sehingga jika hal demikian terus dibiarkan begitu saja, maka efeknya pun akan mempengaruhi ekosistem dalam tubuh, baik itu dalam jangka pendek maupun panjang.

Mengenali akan tanda-tanda tingkat kadar gula darah dalam tubuh memanglah sangat penting, agar keseimbangannya terus terjaga dengan sebaik mungkin. Maka ketika kondisi gula darah ini meningkat, akan bisa melakukan pencegahan secara tepat sejak dini. Karena seiring dengan berjalannya usia seseorang serta gaya hidupnya, tingkat kadar gula darah dalam tubuh bisa saja mengalami perubahan secara tak terduga. 

Berbagai macam hal yang dapat menyebabkan tingkat gula darah di tubuh tinggi, di antaranya karena pola makan yang tidak sehat, tingkat stres tinggi, kurang berolah raga dan lainnya. Akibatnya tubuh kekurangan produksi insulin, sehingga gula darah di tubuh pun tidak mampu disebarkan ke sel-sel untuk menjadi energi. Biasanya kondisi semacam ini akan menyebabkan penyakit diabetes, dan menjalar pada kondisi yang lebih parah bila tidak segera ditanggulangi.

Lantas apa sajakah yang menjadi ciri-ciri atau tanda dari kadar gula darah menjadi lebih tinggi atau meningkat....?, Berikut Ulasannya :

1. Kulit Kering dan Terasa Gatal
Saat kondisi kadar gula dalam darah di tubuh meningkat, maka bisa menjadikan sirkulasi pembuluh darah yang berada di bawah kulit mengalami gangguan. Dengan sebab itulah akan merembet pada permasalahan kulit mudah kering, dan terasa gatal-gatal karena adanya infeksi jamur, serta rasanya pun juga tidak mengenakkan. Ini artinya keadaan gatal dan keringnya kulit semacam ini, merupakan salah satu tanda bahwa keseimbangan tingkat kadar gula dalam tubuh sedang bermasalah.

Sehingga ketika tubuh mengalami kondisi permasalahan kulit semacam itu, alangkah baiknya segera mengontrolkan kadar gula darah ke tempat medis. Namun jika rasa gatal yang diderita tidak sampai menimbulkan luka, maka bisa juga ditangani dengan bedak atau mengonsumsi obat sesuai dengan anjuran dokter maupun menggunakan bahan alami yang telah tersedia.

2. Rasa Lapar Yang Berlebih
Dimana tiba-tiba saja nafsu makan mulai meningkat drastis hingga melampaui batas. Maka bisa saja hal demikian menjadi indikasi paling umum akan meningkatnya kadar gula darah dalam tubuh. Apalagi bila keadaannya membuat tubuh kerap kali merasa lapar sepanjang hari, maka cobalah untuk mengontrol kadar gula tersebut apakah dalam kondisi normal atau malah sebaliknya.

3. Terdapatnya Glukosa Dalam Urin
Zat glukosa yang tiba-tiba saja tercampur keluar dengan urin, maka bisa saja merupakan tanda-tanda bahwa tubuh memiliki tingkat kadar gula darah tinggi. Karena yang seharusnya glukosa ini diproses bersama insulin untuk menjadi energi, telah terbuang begitu saja, di mana pasokan insulin tidak mampu memenuhi kebutuhan tubuh. 

Dan biasanya di saat air urin ini keluar dari dalam tubuh, akan tampak terlihat adanya glukosa yang tercampur di dalamnya. Bahkan semut-semut akan berusaha mendekati air seni tersebut seusai  berkemih. Bilamana kondisi seperti itu terjadi, maka langkah yang harus diterapkan yakni mengetahui kadar gula darah dalam tubuh sesegera mungkin. Agar nantinya tidak sampai menimbulkan dampak buruk dan mendapat penanganan yang tepat pula.

4. Berat Badan Turun Secara Tiba-tiba
Memang sudah semestinya anda mulai senang jika berhasil menurunkan berat badan. Akan tetapi di sisi lain juga tidak hanya kabar baik saja, ada kalanya penurunan berat badan ini bisa saja terjadi dengan cukup drastis  dan secara tiba-tiba. Persoalan semacam ini biasanya dipicu oleh keberadaan kadar gula darah dalam tubuh meningkat. Bahkan penurunan berat badan semacam ini mampu dialami dalam waktu yang cukup singkat. 

Sehingga bilamana anda mengalami hal demikian, segeralah melakukan kontrol darah agar dapat memastikan kondisi yang sebenarnya. Apakah penurunan berat badan ini memang kondisi wajar atau merupakan salah satu tanda akan munculnya penyakit diabetes.
image: drhyman.com
5. Mengalami Dehidrasi
Biasanya bagi pasien yang akan mengalami diabetes, mereka cenderung malas untuk memenuhi asupan air yang dibutuhkan tubuh. Padahal kebutuhan tubuh akan cairan ini begitu penting bukan...?. Dengan kurangnya asupan air yang dikonsumsi setiap hari, akan membuat tubuh cepat dehidrasi. Oleh sebab itulah persoalan ini juga menjadi indikasi bahwa (tubuh dehidrasi) memiliki kemungkinan kadar gula darah tinggi.

Dengan begitu, saat tubuh sedang malas untuk mengonsumsi air, maka alangkah baiknya memeriksakan kondisi tubuh ke dokter. Yakni apakah hal tersebut disebabkan tingkat kadar gula di luar batas normal, atau karena sebab lainnya.

6. Buang Air Kecil Terlalu Sering
Dalam kondisi apapun, baik itu saat tubuh tidak memiliki banyak asupan air maupun kandung kemih dalam keadaan kosong, Tetap saja bagi pasien yang mengalami kadar gula dalam darah tinggi akan cenderung BAK (buang air kecil) secara terus menerus. Meski air seni yang keluar cuma sedikit, namun keinginan mereka untuk buang air kecil semakin meningkat. Nah, kondisi ini bisa menjadi tanda bahwa perlunya mengecekkan kadar gula darah agar mengetahui kondisinya secara pasti. Dan jika memang tingkat gula darah telah diketahui di luar batas normal, maka hal yang perlu dilakukan yakni melakukan perawatan secara tepat, baik menggunakan obat tradisional maupun menggunakan bantuan medis.

7. Kondisi Mulut Kering
Tanda umum dari peningkatan kadar gula darah dalam tubuh juga bisa diketahui dengan adanya keadaan mulut kering. Sehingga selain dipicu oleh dehidrasi karena malas untuk mengonsumsi air minum, seseorang juga akan merasakan rasa haus yang berlebihan.

Sehingga jika kondisi mulut terasa kering, maka segeralah memeriksakan diri, apakah permasalahan tersebut terkait dengan adanya penyakit diabetes atau sebab lainnya.

8. Penglihatan Mulai Sedikit Kabur
Kadar gula darah yang tinggi juga bisa menyebabkan indera penglihatan lambat laun menjadi kabur. Akibatnya jarak pandang mata pun ikut berkurang diiringi dengan kondisi tubuh mudah sekali capek atau kelelahan. 

9. Mengalami Luka Yang tidak kunjung Sembuh
Mengalami luka atau seperti adanya benjolan yang terdapat nanah di dalamnya, memang suatu pertanda yang mengindikasikan bahwa gula darah dalam tubuh telah meningkat. Biasanya luka atau infeksi karena bakteri dan jamur ini, dibarengi dengan kerusakan saraf,  terlebih lagi di bagian kaki, tangan, dan lainnya. 

Sehingga ketika infeksi ini menyerang pasien, apalagi di saat mereka berjalan dan menyentuhkan kaki dengan suatu benda, maka cenderung sulit merasakan sentuhan, karena saraf pada kaki sedang mengalami masalah. Begitu pula luka yang dialaminya pun juga tidak kunjung sembuh. Maka ketika menghadapi kondisi seperti ini, Sebaiknya segera mendapat penanggulangan secepatnya agar luka dapat segera disembuhkan.

10. Mengalami Gangguan Pendengaran
Selain dipicu dengan adanya infeksi, tingkat kadar gula darah yang tinggi bisa juga memengaruhi gangguan pendengaran seseorang. Berdasarkan hasil studi yang telah dilakukan oleh National Institutes of Health (NIH) pada tahun 2008, telah menemukan bahwa gangguan pendengaran dua kali lebih umum timbul pada seseorang yang mengalami diabetes.

Oleh sebab itulah jika kadar gula tinggi dalam tubuh hingga membuat tingkat pendengaran menjadi lemah, maka sebaiknya segera melakukan penanggulangan agar tidak sampai menjalar pada permasalahan yang lebih kronis.
Artikel Terkait