Jangan Buang Sisa Minyak Goreng Dalam Bak Cuci Piring, ini Bahayanya

(Gambar: Perditionbbq)
Penggunaan Wastafel (bak cuci piring) di dapur sebenarnya memang ditujukan untuk mencuci piring, gelas, sendok dan barang-barang sejenisnya. Tapi nyatanya tempat cuci piring itu masih sering digunakan untuk meletakkan makanan seperti sayuran, buah, daging, ikan, serta berbagai bahan olahan lainnya. Apalagi jika kita kurang merawatnya dengan baik, sampai banyak tumpukan sisa – sisa makanan di dalamnya. Tentu kondisi bak cuci piring tersebut menjadi kumuh dan kotor bukan…?

Tidak hanya kebersihan bak cuci piring ini yang harus diperhatikan. Kalau wastafel di dapur tidak digunakan sebagaimana mestinya, dampaknya dapat menimbulkan bau tak sedap karena terdapat banyak kuman beserta bakteri yang merusak kesehatan lingkungan dan kenyamanan dapur. Lebih parahnya lagi jika timbunan minyak yang menumpuk masuk ke dalam pipa saluran bak cuci piring tersebut. Hasil studi mengungkapkan, bahwa terdapatnya banyak minyak / lemak dari sisa – sisa makanan yang masuk ke dalam bak cuci piring dapat menimbulkan efek negatif cukup beragam.

Umumnya setiap bak cuci piring dilengkapi dengan saringan agar sisa – sisa makanan tidak sampai masuk dan menimbulkan penyumbatan pada pipa saluran wastafel.  Namun minyak maupun lemak termasuk limbah dapur yang gampang sekali masuk ke dalam bak cuci piring. Menurut Watership Environment Foundation (WEF) menunjukkan, limbah dapur seperti sisa minyak / lemak yang meluap dapat memberikan dampak  negatif sebagai berikut :

1. Membahayakan Kesehatan Tubuh
2. Menyumbat Pipa Saluran Wastafel
3. Menimbulkan Pencemaran Lingkungan 

Ini artinya, penumpukan sisa minyak / lemak pada pipa bisa menjadi penyebab saluran pembuangan air tersumbat, serta memicu terdapatnya limbah dalam air. Biasanya bahan -bahan dapur berminyak ini meliputi :

1. Sisa Minyak Goreng
2. Lemak Pada Daging
3. Mentega & Margarin
4. Saus
5. Produk Susu
6. Sisa Makanan Berlemak 

Oleh karena itu, jangan biarkan jumlah minyak terus menumpuk dalam pipa saluran pembuangan pada wastafel. Untuk mengantisipasi kondisi semacam ini, pihak WEF memberikan saran buat anda, yakni sebagai berikut :

1. Jangan membuang sisa minyak goreng ke dalam bak cuci piring maupun Toilet

2. Menyingkirkan terlebih dahulu sisa makanan berlemak / berminyak sebelum mencuci piring, panci, nampan maupun peralatan dapur lainnya.

3. Jangan lupa untuk selalu memasang saringan pada bak cuci piring itu, kemudian rutin merawat kebersihannya.

4. Segera konsultasikan pada petugas pembersih saluran, jika pipa saluran wastafel tersumbat oleh timbunan lemak / sisa – sisa makanan.

Selain makanan berminyak, jenis bahan lain yang tidak diperkenankan dibuang di tempat cuci piring yaitu : Ampas kopi, sisa produk kecantikan, kulit telur, cat, kertas tisu, oli motor, cairan kimia, sisa obat-obatan dan sebagainya.

Semua barang tersebut lebih baik dibuang ke tempat keranjang sampah. Dengan begitu, kondisi bak cuci piring akan tetap terjaga kebersihannya, tanpa mengganggu kesehatan dan menimbulkan bau tak sedap.
Sumber referensi : Lanesfordrains

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel