6 Bahaya Penyakit Akibat Kertas Pembungkus Makanan Dari Koran

image: hungryforever.com
Kertas pembungkus makanan sebaiknya harus mengutamakan kebersihan dan memenuhi standarisasi kesehatan. Jika melihat berbagai makanan enak seperti gorengan, kerupuk, beserta jajanan tradisional yang dijual di pasaran, maka cukup aman bagi tubuh jika makanan itu menggunakan pembungkus yang higienis serta terjamin kebersihannya. 

Sayangnya masih banyak pula makanan atau jajanan yang dibungkus koran oleh penjualnya. Kalau dilihat kasat mata memang terlihat bersih, namun ketika berpikir mengenai zat kimia tinta pada koran berkontak langsung dengan makanan, Apakah tidak membahayakan bagi tubuh…?

Dampak bahayanya tentu mengkhawatirkan bukan…?. Sementara dampak buruk yang ditimbulkan tidak hanya memicu berbagai gangguan tubuh biasa. Tetapi ragam penyakit pun bisa timbul saat kandungan berbahaya pada koran tertelan / masuk ke tubuh bersama makanan. Jadi, perhatikanlah saat membungkus makanan apa saja, dan jangan sampai menggunakan pembungkus sembarangan seperti : Kertas koran, Majalah, Buku tulis dan sejenisnya.

Inilah dampak bahaya beserta penyakit yang ditimbulkan akibat menggunakan koran sebagai pembungkus makanan.

1. Meningkatkan Risiko Kanker
Bahan tinta yang menempel pada koran, ternyata mengandung unsur kimia sangat berbahaya.  Kimia itu disinyalir telah mengandung bahan Karsinogenik, sehingga akan memicu timbulnya masalah yang mengancam kesehatan tubuh.

Jika sampai kondisi makanan yang masih panas kemudian langsung dibungkus koran, maka terkontaminasinya makanan dengan tinta akan lebih cepat. Hal demikian cukup berpotensi terhadap risiko tubuh terkena penyakit kanker.

Kekhawatiran kertas pembungkus makanan layaknya koran juga tidak berhenti di situ saja. Terutama bagi anak-anak yang cenderung memiliki tingkat kekebalan tubuh lebih rendah, maka dampak buruknya bisa terjadi lebih cepat. Karena tinta koran yang telah tercampur dengan makanan akan segera bereaksi melemahkan kesehatan tubuh.

2. Menimbulkan Infeksi Kandung Kemih
Kemunculan infeksi kandung kemih memang ditimbulkan oleh adanya peradangan pada saluran kemih dalam tubuh. Sebab-sebab paling mencolok kemungkinan terjadi dikarenakan oleh bakteri jahat. Sehingga ketika infeksi kandung kemih dibiarkan, maka bakteri itu akan merembet ke organ ginjal. Zat kimia berbahaya pada tinta koran juga menjadi salah satu penyebab kandung kemih bermasalah. Sebaiknya gunakanlah pembungkus makanan yang bersih dan aman. Sehingga Anda bisa memastikan bahwa tidak ada zat kimia berbahaya yang menyusup pada makanan. 

3. Memicu Ketidakseimbangan Hormon
Memang sudah semestinya Anda menghindari penggunaan koran maupun sejenisnya sebagai pembungkus makanan, Karena dampak buruknya sangat membahayakan tubuh. Seperti masalah Hormonal bisa saja terjadi karena tubuh terpapar oleh bahan kimia tinta pada kertas pembungkus tersebut. 

Ketidakseimbangan hormon kerap memicu berbagai gangguan tubuh bermunculan seperti : Mudah sakit kepala, siklus haid menjadi tidak teratur, obesitas, dan sebagainya. Jadi lebih baik menggunakan pembungkus makanan khusus yang higienis, dari pada menggunakan koran atau bekas buku tulis. Dengan begitu, tubuh tidak terkena efek negatif dari bahan kimia yang menempel pada kertas pembungkus semacam itu.

4. Menimbulkan Masalah Pencernaan
Ketika kandungan Diisobutyl Phthalate pada tinta bercampur dalam makanan karena kontak langsung dengan kertas pembungkus / koran, Maka kemungkinan besar akan menimbulkan masalah pencernaan cukup serius.

Semakin kondisi makanan panas dan berminyak layaknya gorengan, kerupuk, maupun sejenisnya, Maka tak bisa dipungkiri kandungan Diisobutyl Phthalate mudah sekali tercampur di dalamnya. Kemudian akan menyerang sistem pencernaan tubuh ketika makanan itu dikonsumsi.

5. Menyebabkan Keracunan Makanan
Diisobutyl Phthalate bukan hanya berdampak buruk pada sistem pencernaan tubuh. Tetapi jika zat kimia itu mengendap terus menerus di tubuh, maka bisa jadi tubuh mengalami keracunan makanan. Dan tentunya hal demikian sangat merugikan kesehatan tubuh Anda bukan…?

Sebenarnya banyak sekali tipologi pembungkus makanan higienis dan aman yang telah dijual di pasaran. Semisal : Pembungkus makanan kedap udara, kedap air, pembungkus makanan dengan sirkulasi udara maupun sejenisnya. Selain itu, menggunakan dedaunan tertentu bisa menjadi jalan alternatifnya karena juga aman digunakan. Seperti memanfaatkan daun pisang, daun jati, daun kelapa, maupun daun mangkuk.

6. Mengganggu Sistem Reproduksi Wanita
Bahaya menggunakan koran sebagai pembungkus makanan juga sangat berdampak serius pada sistem reproduksi Wanita. Mengapa demikian…?, Karena terdapatnya kandungan kimia berupa Benzofenon dalam kertas daur ulang disinyalir dapat berdampak buruk bagi siklus reproduksi wanita. Baik koran maupun kertas sejenisnya, hendaknya jangan dijadikan pembungkus makanan, Karena bisa saja di dalamnya memiliki beberapa zat kimia yang membahayakan kesehatan tubuh.
Artikel Terkait