Awas! 5 Hal yang Terjadi Pada Tubuh Jika Kelebihan Garam

image : howstuffworks
Garam dikenal sebagai senyawa ionik gabungan antara kation dan anion (ion positif dan ion negatif). Jenis senyawa garam yang sering kita jumpai adalah NaCl atau biasa disebut garam dapur. Mengonsumsi garam dalam kehidupan sehari-hari sudah lazim karena garam biasa dicampurkan ke dalam masakan untuk menambahkan cita rasa tertentu. Namun jika senyawa natrium ini dikonsumsi secara berlebihan, akan menimbulkan penyakit seperti hipertensi.

Berikut adalah beberapa tanda tubuh sedang kelebihan garam, yang sebaiknya diketahui agar terhindar dari penyakit yang disebabkan oleh kadar garam berlebih :

1. Sering mengalami sakit kepala

Dalam penelitian yang dilakukan oleh Johns Hopkins University mengatakan, bahwa normalnya orang mengonsumsi garam per harinya cukup 1500 mg. Tapi jika telah mencapai 3500 mg, maka tiga kali akan meningkatkan risiko terkena sakit kepala.

2. Sering haus

Sebuah jurnal penelitian di Kanada menyebutkan, bahwa orang yang melakukan diet dengan tinggi Natrium, akan sering mengalami kehausan dibandingkan dengan yang melakukannya dengan rendah natrium. Hal ini disebabkan karena akan mengganggu keseimbangan air dan garam dalam tubuh. Sementara semakin banyak garam yang dikonsumsi, maka tubuh akan semakin banyak dorongan untuk minum karena rasa harus berlebih.

3. Mulut terasa kering

Ketidakseimbangan cairan yang terjadi dalam tubuh akibat yang ditimbulkan kelebihan asupan garam, juga dapat membuat mulut terasa sangat kering. Untuk memulihkannya cukup dengan meminum banyak air putih saja, serta hindari makanan asin untuk sementara waktu.

4. Sering buang air kecil, walaupun sedikit minum air

Hal ini dikarenakan ginjal akan dua kali lipat bekerja keras dalam proses pengeluaran garam yang berlebih pada tubuh. Sehingga kamu akan lebih sering ke toilet untuk buang air kecil, meskipun tidak sedang banyak minum.

5. Sulit berpikir dan mudah lupa

Asupan zat Natrium / Sodium yang berlebihan, mengakibatkan terjadinya dehidrasi pada tubuh, sehingga konsekuensinya adalah penurunan fungsi otak untuk berpikir dan sulit mengingat dengan baik.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel