Manfaat dan Khasiat Buah Nangka yang Perlu Diketahui

Gambar : weeklyhealthylife.com
Nangka merupakan tanaman memiliki pohon cukup besar berasal dari negara India, bahkan mereka mampu menyebar hingga ke berbagai wilayah beriklim tropis termasuk Indonesia. Mengenai nangka ini memang paling banyak kita jumpai di Kepulauan Jawa Dipa, disebut – sebut dengan istilah “Nongko”. Ada banyak jenis buah nangka di wilayah bumi pertiwi, diantaranya nangka Bubur. Seperti namanya, mereka memiliki daging lunak, empuk, agak berserat, beraroma menyengat, dan mudah lepas dari pohon buahnya.

Kedua yaitu nangka salak, kenapa disebut demikian ?, karena daging buahnya memiliki ciri-ciri  tebal kemudian agak kering seperti buah salak. Terakhir yaitu nangka cempedak, termasuk jenis nangka paling sering kita jumpai, mempunyai rasa yang enak, daging tipis, dan aromanya pun harum. Buah nangka dikenal memiliki kandungan gizi dan nutrisi bermanfaat untuk kesehatan. Oleh karenanya tidak sedikit orang membudayakannya. Banyak orang memanfaatkan nangka sebagai buah camilan untuk mencuci mulut setelah makan, santapan menu buka puasa, dibuat kolak bahkan kerap dijual di pasaran. Rasa manis  nangka serta kesegarannya mampu memikat banyak kalangan.Bukan hanya diminati sebagai buah penambah selera, tapi senyawa dalam nangka juga bisa untuk kesehatan badan.

Buah nangka diperkaya dengan kandungan alamiah berupa Kolesterol alami, Fitonutrisi, Serat, Vitamin C, Vitamin A, Potassium, Magnesium, Dan Kalsium. Pentingnya kandungan tersebut sebagai kebutuhan gizi harian kita, maka tak heran jika buah nangka memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan tubuh manusia.

Berikut manfaat dan khasiat buah nangka untuk kesehatan tubuh :

1. Mencegah Kanker
Serat nangka berjumlah tinggi membuatnya sanggup membantu selaput lendir untuk mencegah dari gangguan berbahaya seperti kanker usus besar. ketika zat kimia penyebab kanker usus itu masuk, maka kandungan serat buah nangka akan segera mengikatnya kemudian membersihkannya dari selaput lendir usus besar. Sejumlah fitonutrien nangka : Isoflavon, lingnan, saponin, ketiganya juga telah ditemukan sebagai antikanker. Kemudian diikuti pula kandungan vitamin C beserta antioksidan lain berupa lutein, cryptoxanthin, karoten-ß, dan xanthin akan bersama Рsama menambah integritas membran mukosa dan jaringan kulit. Makan buah banyak mengandung vitamin A dan betakaroten telah terbukti mampu melindungi terhadap serangan penyakit kanker mulut.

2. Mencegah Anemia
Nangka kaya akan zat besi yaitu  terdapat sekitar 0,5 mg dari 100 gram . Kasus kekurangan zat besi dapat menyebabkan penyakit anemia. Mengapa..? Ketika sel darah merah di bawah tingkat minimum tentunya akan jadi penyebab pengangkutan oksigen dalam tubuh terhambat, bila dibiarkan akhirnya akan mulai timbul gejala seperti mual, bernapas pendek, kelesuan, kulit terlihat pucat, kelelahan konstan, bahkan bisa terjadi pembusukan pada area tubuh tertentu. Untuk menghindarinya, maka zat besi dibutuhkan sebagai penyeimbang jumlah hemoglobin dalam darah. Sebenarnya zat besi akan lebih efisien dicerna ketika dibarengi dengan vitamin C. Meski demikian, tetap saja zat besi mampu diserap oleh tubuh tanpa bantuan vitamin tersebut. 

3. Melancarkan Pencernaan
Pada dasarnya kesehatan sistem pencernaan tubuh kita, memang memerlukan jumlah serat seimbang (tidak terlalu banyak / tidak terlalu sedikit). Fungsinya akan membantu mempermudah makanan masuk melalui usus, sehingga kecil kemungkinannya untuk terjadi sembelit. Bahkan sebelumnya kita tahu, bahwa kandungan serat nangka yang tinggi dapat membantu membersihkan zat kimia karsinogenik di usus besar. Karena itulah mereka dikatakan memiliki sifat anti – ulkus sebagai pencegah diare beserta gangguan sistem pencernaan lainnya. kelezatan buah nangka memang sesuai dengan manfaatnya bukan…?

4. Memperkuat tulang
Demi mendukung terbentuknya struktur tulang yang sehat, maka dibutuhkan bantuan magnesium . Secangkir nangka ternyata mengandung sekitar 15 % magnesium yang direkomendasikan tubuh setiap hari. keberadaan magnesium disini akan senantiasa membantu proses penyerapan kalsium guna ditranformasikan untuk kesehatan gigi dan mencegah kerapuhan tulang / terjadinya osteoporosis. Sementara dalam buah nangka juga diperkaya dengan kandungan kalium sehingga turut membantu menurunkan risiko tulang keropos. 


5. Meningkatkan Daya Imunitas
Manfaat antioksidan buah nangka sangat membantu sekali meningkatkan sistem kekebalan sehingga mampu memperkecil kemungkinan akan adanya serangan penyakit dari luar. Berdasarkan hasil penelitian berasal dari Penn State University menjelaskan bahwa jika gemar konsumsi banyak antioksidan, khasiatnya akan membantu kita melawan radikal bebas, manangkal beberapa jenis serangan kanker, serta menjadi penambah sistem kekebalan supaya selalh sehat dalam menanggapi ancaman yang tidak diinginkan. 

6. Meningkatkan kesehatan mata
Secara umum kesehatan mata perlu kita perhatikan, Karena mata merupakan salah satu anggota organ terpenting. Supaya kesehatan mata tetap terjaga, terdapat beberapa perkara yang harus kita terapkan, terutama masalah pola makan. Untuk menjaga agar mata kita terbebas dari penyakit atau gangguan penglihatan, disarankan untuk mengonsumsi buah-buahan yang mengandung vitamin A seperti wortel, buah nangka, dan sejenisnya.


7. Sumber Energi
Nangka diklaim sebagai sumber kalori, karbohidrat serta menyimpan nutrisi penting. Itulah mengapa Kandungan energi buah nangka sudah dikenal banyak orang sejak dahulu untuk menambah energi bagi seorang pekerja keras atau ketika tubuh membutuhkan banyak aktivitas. Mereka mempunyai peranan menjadi sumber gula sedehana kaya akan fruktosa dan sukrosa yang berguna memberikan energi tubuh secara instan. Seorang peneliti bioteknologi berasal dari University of Agriculture Sciences, Bangalore, India, bernama Shyamala Reddy, menjelaskan bahwa kandungan nutrisi serta kalori buah nangka cukup mumpuni untuk menunjang kembali kesehatan energi tubuh. ketika kita memakan 10 sampai 12 butir nangka, efeknya mampu menjaga stamina hingga 12 jam.

8. Sebagai Antioksidan
Kandungan antioksidan buah nangka tidaklah sedikit. Buah nangka memiliki senyawa anti-kanker, seperti Flavonoid dan vitamin C, yang merupakan sumber antioksidan. Flavonoid adalah senyawa dalam jenis antioksidan cukup hebat, sehingga senyawa ini mampu mencegah pertumbuhan sel kanker di dalam tubuh.

9. Mempertahankan kesehatan kulit
Kulit sehat memang menjadi impian di setiap wanita. Memiliki kulit lembut dan halus sangat berpengaruh sekali terhadap penampilan kita. Sehingga akan membuat rasa percaya diri semakin terjaga. Pada nangka terdapat banyak kandungan vitamin A, tak lain manfaatnya untuk kesehatan mata. Selain itu, disini kita harus mengondisikan kulit agar tetap lembut dan sehat. Jadi mengonsumsi nangka secara rutin, sama halnya kita menjaga kesehatan kulit dari sisi internal. 

10. Mencegah kerusakan rambut
Selain buahnya, biji nangka juga mengandung banyak vitamin A. Mengonsumsi biji buah nangka dengan cara direbus sudah terbiasa dilakukan sejak zaman dahulu. Karena orang-orang dulu mempercayai, bahwa kandungan di dalam biji buah nangka dapat mengatasi rambut rontok dan mudah rapuh. 

11. Melawan keriput
Buah nangka mengandung vitamin A cukup tinggi. Mereka merupakan sumber nutrisi dibutuhkan untuk kesehatan mata serta kulit tubuh. Seseorang yang mengonsumsi buah-buahan mengandung banyak vitamin A, sangat baik untuk menjaga kesehatan tubuh, termasuk mencegah terjadinya kulit keriput.

12. Mencegah sembelit
Buah ini tergolong buah-buahan mengandung serat dalam jumlah cukup besar. Kandungan serat tinggi pada buah nangka, dapat membantu mengatasi sembelit dan mengobati luka borok pada kulit.

13. Buah nangka kaya akan zat besi
Terdapat kandungan zat besi dalam jumlah cukup pada buah nangka. Sehingga buah ini sangat bermanfaat untuk mencegah terjadinya pembekuan hemoglobin atau sel darah merah, serta mencegah anemia.

14. Mencegah penyakit jantung
Nangka dapat dikatakan memberikan efek berbalik arah terhadap natrium. Kelebihan konsumsi nantrium bisa menjadi penyebab tekanan darah tinggi sehingga memengaruhi kesehatan jantung. Sedangkan nangka sarat akan kalium, ditambah vitamin B6 yang bermanfaat mengurangi risiko penyakit jantung. Sesuai dengan hasil uji klinis mengungkap, bahwa mendapat asupan vitamin B6, B12, serta asam folat selama lima tahun dapat mengurangi kadar homosistein yang berfungsi menurunkan risiko serangan jantung. 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel