Jangan Lagi Melakukan Hal Ini di Malam Hari, Jika Tak Ingin Sering Buang Air

foto : medicalnewstoday
Sering kali kamu merasakan selalu ingin buang air kecil di malam hari saat menjelang / sedang tidur.? Sebenarnya hal ini memang wajar terjadi karena faktor udara yang dingin. 

Namun tahukah anda, jika tingkat buang air kecil ini terlalu kerap atau bahkan lebih sering dari biasanya, bisa saja kamu mengalami suatu hal yang berkaitan dengan kebiasaan buruk, yang tanpa disadari sering kamu lakukan. Lantas kebiasaan apa sajakah itu ?


1. Terlalu banyak minum di malam hari
Mengonsumsi air putih setiap hari merupakan keharusan umum yang baik dilakukan oleh semua orang. Namun perlu kamu ketahui juga, mengonsumsi air mineral dalam jumlah yang lebih banyak saat menjelang tidur, akan meningkatkan produksi urin dalam tubuh anda. Hal ini terjadi karena saat tidur, tubuh tidak membutuhkan asupan mineral yang tinggi untuk mencukupi tiap bagian organ tubuh.

2. Mengonsumsi kafein
Tahukah anda, mengonsumsi minuman berkafein seperti kopi juga dapat meningkatkan kuantitas urin yang dikeluarkan setiap malam. Waktu paling dominan untuk menikmati minuman berkafein seperti kopi dan teh, bisa tetap kamu lakukan maksimal jam 6 sore atau 3 jam sebelum kamu tidur, agar terhindar dari produksi urine yang melonjak.

3. Mengonsumsi minuman beralkohol
Minuman beralkohol merupakan salah satu jenis minuman yang bisa menyebabkan diuretic. Dengan begitu kebiasaan sepele ini akan menyebabkan masalah peningkatan produksi urinisasi, yang membuat diri kita lebih sering mengeluarkan urine di malam hari.

4. Mengonsumsi obat - obatan
Penyebab berikutnya seseorang sering buang air kecil di malam hari, yaitu karena efek dari obat-obatan seperti Hydrochlorothiazide atau Furosemide. Yang mana biasa dikonsumsi oleh seseorang yang mengalami masalah kesehatan tertentu.

Selain hal di atas, Sekitar 50% lebih penyebab kamu sering buang air kecil di malam hari adalah Sleep Apnea. Masalah gangguan tidur ini biasanya dialami oleh seseorang yang memiliki masalah pada pernafasan. Demikian karena ia terlalu memaksakan diri untuk melawan sesaknya nafas, kemungkinan besar otot jantung akan merenggang dan menyebabkan peningkatan produksi hormon atrial natriuretic peptide, yang mana menjadi pemicu produksi urine berlebih. (Isd)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel