Agar Tubuh Cepat Langsing Selama Puasa! Lakukan Saja Trik Ini

Gambar : Nasi Merah (from jamuku)
Berbuka dengan yang manis-manis memang menjadi pilihan utama bagi siapa saja yang sedang menjalankan ibadah puasa. Memang banyak yang mengatakan, saat kita berbuka dengan awalan minuman / makanan yang manis-manis, seketika dahaga pun akan kembali pulih dan tubuh menjadi terasa segar.

Di sisi lain makanan yang manis ini memang dipercaya dapat membantu memulihkan energi yang hilang akibat aktivitas seharian, tanpa mencukupi kebutuhan makan seperti hari-hari biasa. Meskipun baik, mengonsumsi makanan yang manis dan kaya akan glukosa ini ternyata juga bisa menjadi sebuah masalah yang menyebabkan badan menjadi gendut. 
Untuk itu agar kondisi fisik / badan kita terjaga dari obesitas dan makin langsing ketika puasa, ada beberapa tips menu buka puasa yang perlu kamu coba.

1. Gunakan ikan lauk sebagai lauk rutin
Ikan adalah salah satu jenis lauk pauk yang mengandung tinggi protein hewani, yang sangat mendukung jika digunakan untuk program diet. Ikan bisa kita pilih sebagai salah satu menu sehat ketika hendak berbuka puasa. Selain itu ikan juga mengandung Omega 3, yang setidaknya bisa membantu tubuh untuk mengurangi kadar kolesterol berbahaya penyebab penyakit jantung.

2. Daging merah
Jenis menu masakan berikutnya yang patut untuk dikonsumsi ketika kamu hendak menjalankan program diet ketika puasa, yaitu daging merah. Daging merah seperti daging sapi / ayam ini juga menjadi pilihan utama menu masakan lauk-pauk, jika kamu ingin memiliki badan dengan berat tetap stabil.

3. Nasi merah
Pada umumnya seseorang lebih memilih mengonsumsi beras putih, atau nasi putih yang biasa kita makan setiap hari. Nah saat kamu sedang menjalankan program diet, tentu ada beberapa larangan yang wajib kamu patuhi demi memiliki hasil yang maksimal. Salah satu hal yang sangat baik diterapkan ketika bulan puasa, yaitu mengubah menu nasi putih dengan nasi merah / beras merah.

4. Hindari makanan berbau gorengan
Makan makanan yang mengandung tinggi lemak jenuh memang sangat tidak disarankan. Beberapa pakar kesehatan mengatakan, tubuh tidak akan membutuhkan asupan lemak jenuh yang terdapat dalam makanan seperti gorengan ini. Bahkan lemak jenuh yang terkandung dalam makanan jenis ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Apalagi jika dikonsumsi bagi seseorang yang sedang berpuasa seharian, tentu akan menyebabkan penumpukan lemak tubuh.

5. Konsumsi serat
Serat tak hanya didapatkan dari jenis umbi kentang saja. Beberapa ilmuwan gizi mengungkapkan, serat baik yang sangat bagus untuk kesehatan kita sebagian juga terdapat dalam buah dan jenis sayuran tertentu. Dengan begitu jenis sayur-sayuran dan buah-buahan ini sangat patut dijadikan makanan penyaji atau untuk cuci mulut ketika sedang berbuka puasa.

6. Hindari minuman dan makanan berbahan santan
Tips berikutnya untuk diet ketika buka puasa, yaitu menghindari makanan yang mengandung tinggi santan. Santan mengandung lemak yang bisa menyebabkan kolesterol menjadi naik dan mengakibatkan tekanan pada darah tidak stabil. Masalah seperti ini memang terlihat sepele, namun jika kebiasaan ini berlanjut terlalu lama, maka tubuh akan mengalami penumpukan lemak yang bisa menyebabkan obesitas.

7. Hindari makanan cepat saji
Makanan cepat saji seperti mi instan, daging olahan serta karbohidrat kanji, juga wajib untuk kita hindari jika ingin berhasil menjalankan diet saat bulan puasa. Kebanyakan makanan cepat saji ini mengandung karbohidrat yang tinggi, dan jika kandungan nutrisi lain dalam makanan tersebut tidak memiliki keseimbangan dengan nutrisi tubuh, maka akan menyebabkan perut menjadi buncit hingga kenaikan ( kelebihan ) berat badan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel