8 Penyebab Tubuh Sering Terkena Darah Rendah

Ilustrasi darah (from telegrafi)
Hipotensi adalah istilah lain para medis yang digunakan untuk istilah gangguan kesehatan tekanan darah rendah. Secara khusus darah rendah terjadi jika tekanan darah yang berada pada dinding pembuluh arteri memiliki tekanan yang rendah. Hal ini terjadi karena volume darah yang mengalir di dalamnya menuju ke setiap organ tubuh sangat sedikit. Dengan suplai darah yang sangat minim, akan membuat penderita hipotensi merasa lemah dalam kondisi apapun.

Secara medis tekanan darah rendah tidak memiliki gejala khusus. Namun dengan kondisi tertentu, mungkin pasien hipotensi akan merasakan gejala seperti kepala pusing, lemas, mengantuk, mual, pandangan buram hingga pingsan. Nah jika kamu atau siapa saja di sekitarmu yang memiliki gejala hipotensi, sangat dianjurkan untuk mengonsumsi air putih dan berbaring saat kondisinya sedang kambuh. Demikian dengan alasan penderita hipotensi bisa pingsan setiap saat dalam waktu yang singkat. Lalu apa saja penyebab tekanan darah rendah yang wajib untuk kita ketahui...?

1. Pengobatan sembarangan
Obat adalah racikan bahan kimia yang dibekali dengan beberapa kandungan tertentu, setara dengan fungsi dari obat-obatan itu sendiri. Memang sangat baik hasil penemuan profesor farmasi dengan hasil yang seperti ini. Yang mana jika pengonsumsian bahan kimia berlangsung dengan alokasi waktu yang lama, maka ada beberapa kemungkinan bahan kimia yang terkandung di dalamnya memberi efek yang buruk bagi kesehatan. Salah satunya adalah untuk ginjal yang tidak bisa bekerja secara optimal, dan menyebabkan saluran darah terhambat hingga berisiko tekanan darah menurun / darah rendah.

2. Pengaruh Dehidrasi
Masalah yang paling sering kita hadapi saat melakukan aktivitas luar ruangan adalah dehidrasi. Keterbatasan bekal air yang kita bawa saat kerja menjadi salah satu penyebab utama orang mengalami kekurangan cairan. Dehidrasi terjadi saat tubuh banyak membuang cairan, baik itu melalui keringat atau Gastrointestinal. Bahaya utama bagi seseorang yang mengalami masalah seperti ini, yaitu tekanan darah dalam pembuluh arteri menjadi rendah.

3. Gangguan neurologis
Gangguan neurologis atau yang biasa kita sebut dengan gangguan saraf, merupakan penentu dimana kondisi perasaan kita menjadi seperti sedih, senang, stres, cemas dan putus asa. Kondisi psikis seperti ini dapat bermunculan ketika orang tersebut mengalami kaget terhadap hal yang berhubungan dengan pribadi mereka. Contoh saat pengusaha kaya raya mengalami kebangkrutan, maka orang tersebut akan mengalami stres yang luar biasa. Jika tak bisa mengalihkan kondisi pemikirannya dari peristiwa tersebut, maka pengusaha itu akan mengalami gangguan neurologis yang dapat berefek pada gangguan darah rendah.

4. Gangguan hormon endokrin
Gangguan hormon endokrin disebabkan oleh kondisi tubuh yang memungkinkan mengubah produksi hormon yang semestinya baik untuk tubuh menjadi sebaliknya. Akibat dari perubahan ini tubuh akan mengalami beberapa gejala penyakit tertentu, seperti diabetes dan penyakit Addison. penyakit Addison adalah sebuah penyakit yang menyerang kelenjar adrenal, dimana kelenjar ini terletak di atas ginjal yang memiliki fungsi untuk memproduksi hormon-hormon guna mengendalikan tekanan darah. Maka tak heran, salah satu risiko yang diderita oleh seseorang yang mengalami gangguan seperti ini, menjadikan tekanan darah pada dirinya akan menurun / merendah.

5. Syok septic
Syok septic merupakan sebuah penyakit yang menyerang akibat dari bakteri yang masuk ke dalam tubuh kita. Penyakit ini menyerang dinding-dinding pembuluh arteri yang mengakibatkan kebocoran terhadap cairan yang dibawa oleh darah ke bagian organ-organ tertentu. Sehingga dengan begitu, aliran darah akan bergerak dengan lambat dan menyebabkan risiko hipotensi.

6. Syok Anafilaksis
Berikutnya adalah syok anafilaksis, anafilaksis menyerang tubuh saat kondisi tubuh sedang dilanda alergi terhadap zat tertentu. Selama proses reaksi ini berlangsung, tubuh kita akan memproduksi sebuah zat, yang mana zat ini dinamakan histamin. Hingga hal tersebut mengakibatkan pembuluh darah kita melebar, dari sini tekanan darah kita akan turun secara drastis.

7. Anemia
Anemia adalah kondisi dimana pasien tersebut mengalami kekurangan sel darah merah. Penderita yang mengalami masalah seperti ini akan dinyatakan hemoglobin dalam dirinya berjumlah di bawah angka normal. Tak lain lagi seseorang yang mengalami masalah seperti ini, akan mengalami hipotensi atau tekanan darah merah menurun.

8. Kehamilan
Berikutnya hal utama penyebab tekanan darah menurun adalah kehamilan. Tekanan darah pada ibu hamil dapat menurun akibat dari proses perubahan hormonal, yang menjadi penyebab utama pembuluh darah menjadi lebar. Akibat dari perubahan pembuluh darah ini, ibu hamil akan mengalami lelah dan lemas terutama pada trimester kedua.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel